<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Prasetyo&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://dwiprasetyo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dwiprasetyo.wordpress.com</link>
	<description>Catatan yang mungkin bermanfaat bagi orang lain.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Nov 2009 09:15:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dwiprasetyo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Prasetyo&#039;s Blog</title>
		<link>http://dwiprasetyo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dwiprasetyo.wordpress.com/osd.xml" title="Prasetyo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dwiprasetyo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Download Gratis Soal CPNS 2009</title>
		<link>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2009/10/10/download-gratis-soal-cpns-2009/</link>
		<comments>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2009/10/10/download-gratis-soal-cpns-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 15:43:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chui</dc:creator>
				<category><![CDATA[CPNS]]></category>
		<category><![CDATA[E-book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwiprasetyo.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[CPNS 2009 sudah didepan mata kita. Berbagai Departemen membuka lowongan CPNS untuk tahun ini. Tentu saja ini membuat kita semua jadi berminat untuk bisa jadi CPNS. Langkah apa saja yang sudah kita lakukan untuk dapat memperoleh kesempatan tersebut. Disini saya hanya ingin berbagi kepada teman-teman semua kumpulan e-book yang saya download dari berbagai sumber. ==DOWNLOAD [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=37&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CPNS 2009 sudah didepan mata kita. Berbagai Departemen membuka lowongan CPNS untuk tahun ini. Tentu saja ini membuat kita semua jadi berminat untuk bisa jadi CPNS. Langkah apa saja yang sudah kita lakukan untuk dapat memperoleh kesempatan tersebut. Disini saya hanya ingin berbagi kepada teman-teman semua kumpulan e-book yang saya download dari berbagai sumber.</p>
<div style="text-align:center;color:#ffffff;"><span style="color:#000000;">==DOWNLOAD DISINI==</span></div>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/6942345/SoalCPNS2009.zip.html"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:240px;height:320px;margin:0 auto 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_H0pxci4s72E/Ss1cP3H0zSI/AAAAAAAAAJc/4szBeUV6C-g/s320/CPNS+e-book.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Semoga bermanfaat bagi teman-teman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwiprasetyo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwiprasetyo.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=37&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2009/10/10/download-gratis-soal-cpns-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8cefa1e9b17de95c74484ed497d798c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chui</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_H0pxci4s72E/Ss1cP3H0zSI/AAAAAAAAAJc/4szBeUV6C-g/s320/CPNS+e-book.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>mengusir virus &#8220;autorun.inf&#8221;</title>
		<link>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/12/21/mengusir-virus-autoruninf/</link>
		<comments>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/12/21/mengusir-virus-autoruninf/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 05:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chui</dc:creator>
				<category><![CDATA[Virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwiprasetyo.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya menggunakan AVG-Free sebagai anti virus dan selalu update otomatis setiap hari ketika online. Suatu saat, saya dikagetnya dengan terdeteksinya virus di flashdisk saya oleh teman-teman yang menggunakan antivirus McAfee. Rupanya AVG tidak bisa mendeteksi kehadiran virus tersebut. Dalam flashdisk saya ditemukan virus dalam bentuk autorun.inf dalam root direktori flashdisk. Jangan khawatir, kata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=34&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama saya menggunakan AVG-Free sebagai anti virus dan selalu update otomatis setiap hari ketika online. Suatu saat, saya dikagetnya dengan terdeteksinya virus di flashdisk saya oleh teman-teman yang menggunakan antivirus McAfee. Rupanya AVG tidak bisa mendeteksi kehadiran virus tersebut. Dalam flashdisk saya ditemukan virus dalam bentuk autorun.inf dalam root direktori flashdisk. Jangan khawatir, kata teman saya, virusnya sudah dihilangkan.</p>
<p>Segera setelah pulang, saya install McAfee. Menariknya, setiap saya memasukan flashdisk, virus itu terdeteksi dan langsung di-delete oleh McAfee. Tapi, selang beberapa detik, virus itu muncul lagi, di-delete lagi, muncul lagi dan seterusnya…………<span id="more-34"></span></p>
<p>Akhirnya, pekerjaan saya mulai terganggu dengan perang antara virus dan anti virus tersebut! Rupanya McAfee hanya bisa mendeteksi kehadiran file autorun.inf yang merupakan bagian dari virus dan mencoba menghapusnya. Tapi McAfee tak bisa menghilangkan induk virusnya yang sudah terlanjur masuk ke laptop saya. Wah, pening deh….!</p>
<p>Akhirnya saya browsing ke Internet, cari artikel yang berhubungan dengan virus tersebut. Dari sejumlah artikel saya mulai paham bahwa induk virusnya disembunyikan di dalam recycle bin dalam keadaan HIDE (disembunyikan). Bagaimana untuk menghilangkannya? Cobalah urutan langkah berikut:</p>
<p>1. Ubah tampilan direktori (dari Folder, Tools, Folder Options, View). Ubahlah “Show hidden file”, matikan “hide extension for known file types”, matikan “hide protected operating system file”<br />
2. Coba masuk ke C:RECYLER<br />
3. Jika virus ada disana, anda akan menemukan direktori seperti ini “S-1-5-21-1482476501-1757981266-682003330-1003″. Virus ada didalam direktori tersebut. Coba hapus! (Shift Del). Kemungkinan besar anda tidak akan bisa menghapusnya, karena file virus sedang aktif.<br />
4. Re-boot komputer anda, dan boot dengan SAVE MODE. Hapus direktori virus di dalam C:RECYCLER<br />
5. Jangan masukan dulu flashdisk yang kemungkinan bervirus<br />
6. Install McAfee! Setelah ini, jika ada flashdisk yang bervirus jenis ini, akan dihapus dari flashdisk.</p>
<p>Saya belum menyelidiki berbagai cara masuk lainnya. Tapi, semoga sharing pengalaman ini bermanfaat!</p>
<p>sumber: http://kupalima.wordpress.com/2008/09/22/mengusir-virus-autoruninf/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwiprasetyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwiprasetyo.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=34&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/12/21/mengusir-virus-autoruninf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8cefa1e9b17de95c74484ed497d798c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chui</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal WordPress</title>
		<link>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/11/22/mengenal-wordpress/</link>
		<comments>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/11/22/mengenal-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 22:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chui</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dwiprasetyo.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, WordPress (WP) sudah sampai di versi 2.1. WP adalah proyek Open Source alias gratisan yang telah dipakai untuk blogging hingga menembus jutaan blog. Dengan WP, kamu bisa memiliki layanan WordPress.com di ISP servermu sendiri. Jadi kamu bisa mendapatkan kontrol penuh blog, baik tampilannya maupun isinya. WP sangat mudah dikelola, tampilannya menggunakan template dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=16&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini, WordPress (WP) sudah sampai di versi 2.1. WP adalah proyek Open Source alias gratisan<br />
yang telah dipakai untuk blogging hingga menembus jutaan blog. Dengan WP, kamu bisa memiliki<br />
layanan WordPress.com di ISP servermu sendiri. Jadi kamu bisa mendapatkan kontrol penuh blog,<br />
baik tampilannya maupun isinya. WP sangat mudah dikelola, tampilannya menggunakan template<br />
dan saat ini udah ada ratusan plugins. Dan yang paling penting WP ini GRATIS !! <span id="more-16"></span><br />
Insya Allah di blog ini, kami akan banyak sekali mengulas masalah WordPress. Bahan-bahannya<br />
banyak disarikan dari buku Visual QuickStart Guide WordPress 2 By Maria Langer, Miraz<br />
Jordan. Buku ini cukup lengkap membahas masalah WordPress. Namun karena masih dalam<br />
bahasa Inggris, mungkin buat para blogger Indonesia masih terlalu susah dan malas untuk<br />
mempelajarinya. Nah, blog ini akan menyajikannya secara mudah untuk anda. Kami juga<br />
mengambil bahan-bahan dari Dokumentasi WordPress dan juga dari forum-forum support<br />
Wordpress.<br />
WP menyediakan cukup banyak bahan untuk dibicarakan, jadi blog inipun insya Allah tak akan<br />
kekurangan bahan utnuk dijadikan artikel. Oleh karena ini, bila kamu termasuk pemula atau ndak<br />
terlalu lama belajar tentang blog khususnya WP, maka blog ini adalah tempat wajib untuk selalu<br />
dikunjungi.<br />
Menggerayangi WordPress<br />
Walaupun tampilan dan fitur yang ada di WordPress Blog sangat beragam tergantung theme dan<br />
plugin yang diinstall, tapi ada beberapa fitur dasar yang bisa ditemukan di kebanyakan WordPress<br />
blog. Nah, berikut ini beberapa fitur standart yang dapat ditemukan di kebanyakan WP Blog :<br />
Header<br />
Yah, header biasanya ada di atas. Tapi tak menutup kemungkinan header diletakkan di samping.<br />
Tapi sangat jarang header ada di bawah…hehehe…<br />
Link ke Halaman Statis<br />
Wordpress mengijinkan kita membuat halaman statis, biasanya untuk menampilkan profil pemilik<br />
blog atau informasi tentang blog itu sendiri. Link menuju halaman statis ini biasanya dimunculkan<br />
di header, sidebar atau ditempat lain yang dikehendaki pemilik blog.<br />
Artikel<br />
Inilah bagian paling utama dalam sebuah blog. Biasanya artikel meliputi judul, tanggal publikasi<br />
dan penulis (jika blog ditulis oleh banyak penulis). Artikel bisa sepanjang yang kamu mau.<br />
Biasanya untuk artikel yang panjang, artikel dipotong hingga tinggal beberapa baris saja dan ada<br />
link menuju ke halaman yang memuat artikel seluruhnya. Artikel juga bisa ditambahi gambar atau<br />
link ke halaman atau website lain.<br />
Footer<br />
Terletak di bagian bawah tiap halaman. Biasanya berisi Copyright, detail themes (pembuatnya) dan<br />
di beberapa blog juga ada link RSS Feed.<br />
Sidebar<br />
Sidebar juga muncul di tiap halaman blog. Biasanya di sidebar ada cukup banyak link navigasi dan<br />
fitur-fitur lain diantaranya :<br />
1. Search Form &#8211; Fitur untuk mempermudah pembaca mencari artikel yang diinginkan<br />
2. Calendar &#8211; Menampilkan link tanggal artikel. Klik link pada tanggal, maka akan tampil<br />
artikel pada hari itu. Anda juga bisa menggunakannya untuk melihat artikel bulan lalu.<br />
3. Recent Post &#8211; adalah daftar artikel terakhir yang dipublikasikan.<br />
4. Category &#8211; daftar kategori dalam blog. Muncul apabila dalam kategori tersebut ada<br />
artikelnya. Namun, jika masih kosong, maka kategori takkan muncul.<br />
5. Archive adalah daftar bulan dimana terdapat artikel yang dipublikasikan pada bulan itu.<br />
6. Link adalah daftar blog favorit dan website lain<br />
7. Feed adalah link atau tombol untuk mengakses RSS artikel dan komentar<br />
8. Meta berisi link untuk login dan untuk mengecek kode XHTML dan code CSS<br />
Nah, itulah sekilas anatomi standart wordpress. Pada beberapa blog sidebar juga ditambahi<br />
shoutbox, aneka banner, statistik pengunjung, dll.<br />
Kegiatan Pertama di WordPress ( WP )<br />
Anda baru saja membuat blog untuk pertama kalinya dengan WordPress.com. Sekarang apa yang<br />
harus anda lakukan dengan blog itu?<br />
Coba gunakan cara praktis berikut untuk mengenali isi situs/blog anda.<br />
Metode yang biasa dilakukan untuk memulai nge-blog dengan wordpress.com adalah membuat<br />
blog anda tampil cantik. Untuk melakukan itu, pertama membuat 2 buah tulisan kemudian<br />
menampilkannya (Publish). Tulisan apa saja, sembarang, yang penting anda perlu belajar<br />
bagaimana mengisi blog anda dengan tulisan. Untuk menulis sebuah tulisan (post), klik ” New<br />
Post” pada Panel admin wordpress (My Dashboard), isi judul tulisan, mulailah menulis, kemudian<br />
letakkan dalam suatu kategori.<br />
Anda dapat membuat beberapa kategori dengan menuliskan kata (atau beberapa kata) di dalam<br />
kotak Kategori (biasanya ada di samping kanan Editor Tulisan) kemudian klik Tambah. Dengan<br />
nge-klik “Tambah” anda telah membuat kategori baru (tunggu beberapa saat yah). Untuk memilih<br />
kategori itu, klik kotak ceklist yg ada di kiri setiap kategori. Kalau sudah siap tulisan anda untuk<br />
ditampilkan, Klik saja “Tampilkan”.<br />
Setelah anda mem-publish (menampilkan) 2 tulisan, klik Presentation (Tampilan) ada di menu<br />
utama dashboard dan gulung ke bawah untuk memilih/melihat-lihat daftar Tema WordPress yang<br />
tersedia. Pilih salah satu tema tadi dengan me-klik-nya kemudian Lihat Situs anda. Coba jelajah<br />
situs denagn tema yang telah anda pilih itu, lihatlah bagian front page (halaman depannya), coba<br />
lagi bikin tulisan dan menampilkannya, sekali lagi jelajah semua isi situs tadi. Kenali semua sisi-sisi<br />
situs dengan tema tadi. Anda menyukainya, ok mulailah nge-blog. Gak suka? Ubahlah dengan tema<br />
lain yang tersedia.<br />
Anda telah melakukannya. Penge-blogan telah dimulai.<br />
Ups… perlu ditambahkan, sebelum anda mengakhiri kegiatan per-blog-an jangan lupa untuk<br />
mengubah password pemberian WP.com, ganti dengan password buatan anda sendiri sehingga<br />
mudah anda ingat. Masuk ke My Dashboar &gt;&gt; MyProfil(Profil saya) terus gulung ke bawah, sampai<br />
dijumpai ini:<br />
Manajemen Direktori<br />
Kategori dalam WordPress sangatlah dibutuhkan. Karena itu kategori haruslah selalu ada walau<br />
hanya satu. Kategori dipergunakan untuk mengelompokkan artikel dan link. Sebagai default,<br />
Wordpress telah membuatkan kategori Uncategories untuk menangani artikel-artikel anda dan<br />
kategori Blogroll untuk menangani link-link favorit anda. Anda dapat menambah, mengganti<br />
bahkan menghapus kategori yang diinginkan. Berikut ini caranya.<br />
1. Menambah Kategori<br />
Untuk menambah kategori caranya sebagai berikut :<br />
a. Klik menu Manage<br />
b. Klik sub menu Categories<br />
c. Klik link Add New<br />
d. Masukkan nama kategori dalam kotak isian Category Name<br />
e. Klik tombol Add Category<br />
Kategori baru telah ditambahkan ke dalam website.<br />
2. Mengedit Kategori<br />
Untuk mengedit kategori caranya sebagai berikut<br />
a. Klik menu Manage<br />
b. Klik sub menu Categories<br />
c. Cari kategori yang diinginkan<br />
d. Klik tulisan edit yang sebaris dengan kategori yang diinginkan<br />
e. Gantilah category name dengan kategori yang diinginkan<br />
f. Agar category slugnya sesuai dengan nama kategori, sebaiknya kotak isian category slug dihapus<br />
saja agar wordpress dapat membuatkannya untuk anda.<br />
g. Klik tombol Edit Category<br />
3. Menghapus Kategori<br />
Untuk menghapus kategori caranyapun sangat mudah.<br />
a. Klik menu Manage<br />
b. Klik sub menu Categories<br />
c. Cari kategori yang diinginkan<br />
d. Klik tulisan Delete yang sebaris dengan kategori yang diinginkan<br />
Anda bisa menyiapkan seluruh kategori terlebih dahulu. Bila belum ada artikel pada suatu kategori,<br />
maka link kategori akan disembunyikan secara otomatis.<br />
Mengganti Themes<br />
Theme ibarat sebuah kulit bagi blog. Theme yang mengatur tampilan blog kita. Mengganti theme di<br />
Wordpress amatlah mudah dan cepat. Bagi kamu yang masih pemulapun themes WordPress begitu<br />
mudah digunakan. Untuk mengganti themes, pertama-tama kamu perlu mencari menyiapkan themes<br />
baru. Setelah itu tinggal di upload ke folder wp-content/themes/. Gunakan FTP seperti yang udah<br />
dijelasin pada artikel yang lalu. Kalo lupa, silahkan dilihat lagi yach.<br />
Setelah file-file themes terupload semua, sekarang tinggal mengaktifkannya. Masuklah ke<br />
dashboard, klik menu Presentation &#8211; Themes. Akan muncul screenshot themes baru disana yang siap<br />
diaktifkan. Untuk mengaktifkannya, tinggal klik gambar screenshotnya saja.<br />
Nah, berikut ini beberapa link untuk berburu themes wordpress. Insya Allah di blog inipun akan<br />
saya perkenalkan themes-themes yang bagus (menurut saya sih) Saya juga lagi coba-coba belajar<br />
bikin themes. Insya Allah juga akan ditampilkan disini, berdampingan dengan themes-themes<br />
populer lainnya…heheheheee<br />
Kembali ke Laptop… inilah dia daftar website yang punya gudang themes. Selamat berburu:<br />
• Official WordPress Theme page<br />
• Codex WordPress Theme List<br />
• WordPress Theme Viewer<br />
• Free WordPress Themes<br />
• How to Blog’s List of 615+ Themes<br />
• Alex King’s WordPress Theme Competition<br />
• WordPress Index and Theme Builder<br />
• WordPress Theme Park<br />
• WordPressTheme.com<br />
• Kaushal Sheth’s WordPress Theme Viewer<br />
• JohnTP’s WordPress Themes Collection<br />
• WP Themes. Info<br />
• Gallery for WordPress<br />
• WordPress Powered Websites<br />
• Skins/Themes for WordPress<br />
• WordPress Themes by priss<br />
• GFXedit.com Themes<br />
• Free WordPress Themes on TemplateXtreme<br />
Memilih Desain Blog<br />
Desain atau template memang bukan segala-galanya bagi kesuksesan sebuah blog. Tetapi<br />
sembarang desain akan mengaburkan tujuan blog itu sendiri dan ujung-ujungnya berpengaruh<br />
terhadap kuantitas dan intensitas pengunjung yang dituju.<br />
Tips dan pertimbangan dalam memilih desain blog adalah salah satu faktor yang membuat sebuah<br />
blog berhasil menciptakan komunitas pembacanya sendiri.<br />
1. Identifikasi tujuan situs blog. Blog apa yang ingin Anda buat? Blog yang khusus tentang<br />
musik, film, kuliner, politik, gadget, travel, bisnis atau mode? Apapun tujuan Anda, yang penting<br />
rumuskan dulu dengan baik.<br />
2. Identifikasi kebutuhan spesifik blog Anda. Jika tujuannya sudah dirumuskan, bisakah lebih<br />
Anda pertajam lagi? Misalnya, Anda ingin membuat blog tentang politik, fine, tapi apanya? Apakah<br />
jurnal tentang politik? Tokoh-tokoh politik &#8211; profilnya atau omongannya atau kutipannya?<br />
Referensi-referensi tentang ilmu politik? Semakin tajam, niche blog akan akan semakin kelihatan.<br />
3. Identifikasi audiens Anda. Siapa pembaca yang Anda bidik? Mahasiswa? Akademisi? Umum?<br />
ABG? Ibu-ibu? Gamer?<br />
4. Fokus tampilan blog. Apakah blog Anda akan lebih fokus pada teks atau gambar/foto/video?<br />
Jika yang akan dipilih adalah kombinasi, mana yang paling dominan?<br />
Coba rumuskan kebutuhan visualnya.<br />
• Topik â€oeberatâ€?. Blog dengan topik-topik serius seperti politik atau jurnal, desainnya bisa<br />
menggunakan tema-tema konservatif, elegan, simple dan seterusnya. Sebaiknya jangan<br />
memilih warna yang terlalu rame.<br />
• Topik â€oesedangâ€?. Misalnya untuk blog tentang travel atau kuliner, Anda bisa memilih<br />
desain-desain yang inspiratif plus warna-warna cerah. Pertimbangkan juga desain di mana<br />
foto-foto yang akan Anda pajang tetap â€oematchâ€? dengan karakter desainnya.<br />
• Topik â€oeringanâ€?. Blog tentang musik, game, anak muda dan seterusnya. Desain yang<br />
rame dan warna-warna ngejreng layak dipilih. Bisa menggunakan tema-tema ekstrem, unik<br />
atau â€oebrutalâ€?.<br />
Pembagian â€oeberatâ€?, â€oesedangâ€? dan â€oeringanâ€? ini hanya sekadar contoh saja. Ini<br />
penting menjadi pertembangan. Sebab, jangan sampai blog dengan topik â€oeberatâ€?<br />
menggunakan warna yang ngejreng, sedangkan blog â€oeringanâ€? menggunakan tema konservetif.<br />
5. Pilih desain yang tepat. Ada ratusan â€oekalau bukan ribuanâ€? template-template desain<br />
gratisan yang bertebaran di blogosfer: tinggal pilih dan jangan lupa sesuaikan tujuan dan<br />
pertimbangan di atas.<br />
referensi : http://www.thegadgetnet.com/2007/02/06/tips-ngeblog-buat-pemula-5-memilih-desain<br />
Management Artikel dan Gambar<br />
Ini adalah kelanjutan rangkaian panduan nge-blog dengan WordPress. Kalo kamu masih pemula di<br />
bidang per-Wordpress-an, maka artikel ini wajib kamu baca dan kalo perlu di bookmark atau<br />
disimpen baik-baik. Ini adalah inti dari blogging. Yaitu manajemen artikel. Setiap blog selalu<br />
memiliki fasilitas ini. Fasilitas untuk menambah, mengurangi atau mengedit artikel yang ada di<br />
dalam blog. Insya Allah saya akan membuat artikel ini dalam beberapa bagian.<br />
Add an Article<br />
Untuk menambah artikel di WordPress caranya sangat mudah, selain dengan menggunakan<br />
software-software blogging yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya, kita juga bisa<br />
menggunakan Write Form dari Dashboard. Untuk mengaksesnya terlebih dahulu kita perlu login ke<br />
dashboard dengan mengunjungi http://domain-kamu.com/wp-login.php<br />
Selanjutnya tinggal mengklik tulisan Write a post, maka sebuah form pengiriman artikel akan<br />
muncul. Namun, bagi kamu yang memakai 100webspace sebagai hostingnya, kamu hanya akan<br />
melihat dua buah kotak saja tanpa tombol sama sekali, sehingga bagi kamu yang kurang paham<br />
dengan HTML, cara ini kurang menyenangkan. Maka, bagi yang memakai 100webspace sebagai<br />
hostingnya, saya sangat menyarankan untuk menggunakan BlogJet ataupun wBloggar sebagai<br />
sarana pengiriman artikelnya.<br />
Sedangkan bila kamu memakai hosting yang lain misalnya Awardspace, 110mb, ataupun ueuo,<br />
insya Allah tombol-tombol untuk editing format text akan muncul.<br />
Saya kurang tahu kenapa bisa begini, tapi kemungkinan karena bertabrakan dengan script iklan<br />
yang ada di 100webspace. Jika tombolnya muncul, maka tampilannya akan seperti ini :<br />
Sekarang saya akan coba jelasin masing-masing fungsi dari kolom-kolom diatas :<br />
1. Title – Isilah dengan judul artikelnya<br />
2. Post – Ada dua tab, yang satu Visual, menampilkan artikel dalam mode WYSIWYG editor,<br />
kamu bisa langsung melihat hasilnya saat mengedit format textnya. Tab yang kedua adalah<br />
Code, tempat kamu melihat kode HTML dari artikel yang hendak kamu publikasikan ini.<br />
3. Categories – Digunakan untuk mengatur penempatan artikel pada kategori tertentu. Anda<br />
dapat menempatkan sebuah artikel pada beberapa kategori sekaligus.<br />
4. Discussion – Mengatur apakah anda membuka komentar atas artikel anda. Juga mengatur<br />
apakah anda mengijinkan mesin agregator membaca artikel anda.<br />
5. Post Password – Memberi password pada artikel. Digunakan untuk artikel-artikel yang<br />
sifatnya rahasia.<br />
6. Post Slug – Adalah tampilan URL yang anda inginkan (digunakan bila kamu mengaktifkan<br />
opsi permalink). Misal anda isi artikel_satu maka jika artikel ini dibuka akan tampil dalam<br />
address bar http://domain-kamu.com/artikel_satu/<br />
7. Post Status – Digunakan untuk menampilkan status artikel. Ada 3 pilihan yaitu Published<br />
(sudah dipublikasikan), Draft (masih rancangan), Private (artikel pribadi/rahasia).<br />
8. Post Timestamp – Digunakan untuk mengatur tanggal penerbitan artikel. Secara default,<br />
tanggal sama dengan saat anda menulis artikel. Bila dibuat tanggal yang akan datang, maka<br />
artikel akan muncul saat tanggal yang ditentukan.<br />
9. Upload – Digunakan bila kamu ingin mengupload sebuah file (misalnya gambar) dan akan<br />
memasukkannya ke dalam artikel.<br />
Setelah selesai mengetik artikel, kamu bisa langsung mengklik tombol Publish, namun bila kamu<br />
masih ingin menyimpannya dulu klik saja tombol Save and Continue Editing, sedang bila kamu<br />
cuma ingin menyimpannya untuk diedit di waktu yang lain klik tombol Save.<br />
Add a Picture<br />
Untuk menambah gambar/picture seperti udah dijelasin diatas, kamu bisa memanfaatkan fasilitas<br />
upload yang ada di kolom Upload. Secara default, gambar-gambar yang kamu kirimkan akan<br />
disimpan di folder wp-content/uploads dan dimasukkan ke dalam folder-folder dengan nomor tahun<br />
dan bulan. Jadi misalnya kamu mengupload tahun 2007 bulan Februari, maka gambarmu akan<br />
disimpan di wp-content/uploads/2007/02. Nah, jika kamu merasa kebingungan dengan aturan<br />
default ini, kamu bisa merubahnya di menu Options – Miscellaneous.<br />
Disini saya merubah default uploads folder menjadi images. Sehingga bila kita menguploads dari<br />
sini, gambar akan langsung mengarah ke http://cafeblogger.web.id/images.<br />
Kembali ke kolom Write, cobalah untuk mengupload sebuah gambar, klik tombol Browse dan<br />
carilah gambar yang ingin diupload. Setelah ketemu klik OK dan klik Upload. Maka sebuah tab<br />
baru akan muncul lengkap dengan tumbnail gambar yang barusan kamu upload seperti ini :<br />
Sekarang kamu perlu memilih tampilan yang kamu inginkan. Misalnya bila gambarnya cukup<br />
besar, kamu bisa memilih Thumbnail yang nantinya dia akan menampilkan sebuah gambar kecil<br />
dan link menuju gambar sesungguhnya. Tapi bila gambarmu ndak terlalu besar dan kamu ingin<br />
segera bisa dinikmati oleh pengunjung, maka pilihlah Full size.<br />
Pilihan berikutnya adalah apakah images akan di link ke file tersebut, ke halaman yang lain atau<br />
tidak sama sekali. Untuk memasukkannya ke artikel, cukup dengan mengklik Send to Editor.<br />
Biar ndak terlalu bosen, artikel ini distop sampai sini dulu. Silahkan ikuti terus artikel-artikel<br />
berantai tentang Manajemen artikel ini, stay tune di gelombang dan URL yang sama. Merdeka !!<br />
Mengedit dan Hapus artikel<br />
Mengedit atau menghapus artikel memang jarang dilakukan, kecuali jika kamu hendak menjadikan<br />
blogmu benar-benar bermutu dan perfect! Terkadang pengunjung menyampaikan beberapa kritik<br />
terhadap artikel kita, bisa jadi karena data yang kurang tepat, ulasan yang perlu ditambah atau<br />
mungkin saran-saran untuk menyempurnakan sebuah artikel. WordPress sangat memudahkan kita<br />
untuk itu. Kita bisa mengedit artikel yang terlanjur dipublikasikan, kita juga bahkan bisa<br />
menghapusnya bila memang sudah tak relevan lagi.<br />
Sekarang mari kita bahas satu per satu pengeditan artikel ini. Yang pertama kita mulai dari editing<br />
artikel dulu. Siapkan sabuk pengaman, siapkan teh hangat dan kalo perlu biskuit yang enak.<br />
Editing Article<br />
Mengedit artikel ada beberapa cara, yang pertama melalui Dashboard sedang yang kedua langsung<br />
dari artikelnya (dengan catatan kamu menempatkan fungsi editing pada themes). Mari kita bahas<br />
cara yang pertama yaitu Mengedit Melalui Dashboard.<br />
Seperti biasa, karena kita akan mengedit melalui Dashboard (dan juga manajemen lain) kita perlu<br />
login dulu. Selanjutnya klik menu Manage â€“ Posts. Kamu akan mendapatkan daftar artikel yang<br />
ada di blogmu seperti ini :<br />
Jika tampilannya menggunakan Bhs Inggris spt dibawah ;<br />
Cari artikel yang ingin diedit dengan menggunakan form Search Posts atau dari daftar yang ada.<br />
Setelah ketemu tinggal klik tulisan Edit. Selanjutnya kamu akan dibawa ke halaman editor artikel<br />
yang sama dengan halaman Write Post. Begitu selesai mengedit, kamu bisa langsung klik tombol<br />
Save. Pekerjaan telah selesai.<br />
Cara yang kedua adalah melalui artikel langsung. Bila kamu sedang membaca artikelmu sendiri dan<br />
menemukan kekurangan, kamu bisa langsung mengeditnya. Caranya tentu aja kamu harus login<br />
dulu seperti biasa. Kemudian langsung menuju blogmu.<br />
Bacalah beberapa artikel di blogmu sendiri dan bila ketemu yang janggal, langsung klik tulisan edit<br />
yang ada di artikel tersebut. Penempatan link edit berbeda-beda setiap themes. Jadi kamu harus<br />
mencarinya sendiri. Biasanya link edit ditempatkan bersamaan dengan link comment, category<br />
dan author name. Cobalah cari disana.<br />
Berikut ini contoh link edit yang ada di blog ini :<br />
Kamu tinggal mengklik link tersebut, maka halaman editor article akan muncul dan kamu bisa<br />
mengeditnya seperti sudah dijelaskan diatas. Selesai mengedit klik tombol Save dan kamu akan<br />
dibawa kembali ke halaman artikelmu.<br />
Catatan : link edit ini biasanya hanya muncul kalo kamu sudah login ke WordPress. Jadi pastikan<br />
kamu login dulu saat mengunjungi blogmu.<br />
Deleting Article<br />
Untuk menghapus artikel yang sudah tak sesuai lagi, caranya sangat gampang. Cukup login ke<br />
Dashboard, klik menu Manage â€“ Posts, kemudian klik tulisan Delete yang sejajar dengan judul<br />
artikel yang ingin dihapus. Sebuah peringatan konfirmasi akan muncul tekan OK jika setuju<br />
menghapusnya dan tekan Cancel untuk membatalkan.<br />
Membuat Halaman Statis<br />
Artikel yang biasa kita tulis, akan ditampilkan secara bergantian di halaman depan. Bila ada artikel<br />
baru yang kita publikasikan, maka artikel yang lama akan turun. Demikian seterusnya hingga artikel<br />
tersebut hilang dari halaman utama dan masuk ke halaman arsip (biasanya berdasarkan kategori dan<br />
bulan publikasinya).<br />
Trus, gimana kalo kita ingin membuat artikel yang sifatnya menetap, linknya terus ada di halaman<br />
utama dan pengunjung bisa langsung mengaksesnya tanpa harus masuk ke halaman arsip atau<br />
mencarinya menggunakan fasilitas pencarian artikel? Jawabnya adalah dengan membuatkannya<br />
halaman statis. Dan WordPress mempunyai fungsi untuk itu. Namanya Pages. Dengannya kita bisa<br />
membuat halaman khusus berisi informasi yang ingin kita munculkan selalu di halaman utama atau<br />
di tiap halaman blog kita. Halaman statis ini biasanya berisi profil pemilik blog, tujuan pembuatan<br />
blog atau hal-hal lain yang ingin ditampilkan.<br />
Untuk membuat halaman statis (pages) caranya sangatlah mudah. Pada prinsipnya pages adalah<br />
artikel juga, hanya saja penempatannya yang sedikit special. Pages juga bisa dibuat secara<br />
bercabang, misalnya dalam pages About kita juga memasukkan Photo Gallery, Family dan juga<br />
Tawaran Bisnis. Sekarang mari kita pelajari betapa mudahnya membuat halaman statis dengan<br />
menggunakan WordPress.<br />
1. Login ke Dashboard seperti biasa<br />
2. Klik menu Write – Write Page<br />
3. Sekarang kamu bisa mengetikkan artikel yang akan dijadikan halaman statis. Tampilan<br />
editor pages sama dengan editor artikel bukan?<br />
4. Bila kamu pengen membuat halaman ini berada di bawah halaman tertentu, misal kamu<br />
pengen membuat halaman tentang keluargamu di bawah halaman About Us, maka bukalah<br />
kolom Page Parent dengan mengklik tanda + di headernya. Kamu akan menemukan menu<br />
drop down berisi halaman-halaman statis yang pernah kamu buat.<br />
5. Pilihlah di halaman mana artikel ini diletakkan.<br />
6. Bila selesai, klik tombol Publish untuk mempublikasikannya.<br />
Pembuatan halaman statis ini harus menggunakan editor WordPress, sehingga kamu ndak bisa<br />
membuatnya dengan menggunakan BlogJet. Bila kamu tetap ingin membuat halaman statis<br />
menggunakan BlogJet, maka ketiklah dulu artikelmu, kemudian setelah selesai buka codenya (klik<br />
menu View – Code). Sekarang tinggal copy paste aja ke editor WordPressmu.<br />
Mengutak Atik FONT<br />
Suatu ketika, mungkin kita tak ingin menggunakan font standart yang disediakan WordPress atau<br />
themes yang kita pakai. Terkadang kita pengen sesuatu yang beda, yang norak dan keren abis! Apa<br />
bisa WordPress melakukannya? Jawabnya adalah bisa dan itu sangatlah mudah banget.<br />
Merubah Font WordPress<br />
Saat kita perhatikan, ternyata di form posting artikel tak kita dapati isian atau pilihan untuk<br />
mengubah jenis maupun ukuran huruf, maka kita perlu memasukkannya secara manual. Silahkan<br />
klik Tab Code yang ada di Menu Write – Post<br />
Disana sisipkan kode HTML berikut untuk merubah font :<br />
&lt;font style=”jenis_font” size=”ukuran” color=”warna”&gt;Tulisan<br />
Anda&lt;/font&gt;<br />
Jika kita hendak membuat tulisan dengan font verdana, ukuran +1 dan warna merah, masukkan<br />
kode berikut ini :<br />
&lt;font style=”verdana” size=”+1” color=”red”&gt;Bukan Yang<br />
Biasa&lt;/font&gt;<br />
Maka jadinya akan seperti ini<br />
Bukan Yang Biasa<br />
Aneka variasi font lain bisa juga digunakan. Bila dalam form WordPress hanya disediakan beberapa<br />
format yaitu Bold, Italic dan Underline, kamu bisa membuat beberapa format lagi diantaranya :<br />
1. StrikeThrough menggunakan code &lt;s&gt;&#8230;&lt;/s&gt;<br />
2. Code menggunakan code &lt;code&gt;&#8230;&lt;/code&gt;<br />
3. Variable menggunakan code &lt;var&gt;&#8230;&lt;/var&gt;<br />
4. Sample menggunakan code &lt;samp&gt;&#8230;&lt;/samp&gt;<br />
5. Keyboard menggunakan code &lt;kbd&gt;&#8230;&lt;/kbd&gt;<br />
6. Citation menggunakan code &lt;cite&gt;&#8230;&lt;/cite&gt;<br />
7. Deleted menggunakan code &lt;del&gt;&#8230;&lt;/del&gt;<br />
8. Inserted menggunakan code &lt;ins&gt;&#8230;&lt;/ins&gt;<br />
Dengan menggunakan kode-kode diatas, kamu bisa lebih variatif lagi dalam menulis blog.<br />
Menggunakan bantuan Word<br />
Masih susah dengan kode-kode diatas, bagaimana kalo saya ajarin memasukkan artikel di Word,<br />
lengkap dengan variasi fontnya ke dalam WordPress.<br />
Buat kamu yang males banget ngeliat kode, ada baiknya kamu memakai Microsoft Word terlebih<br />
dahulu untuk melakukan pengeditan. Namun, jika kamu hanya menggunakan format-format<br />
standart WordPress saja, maka menggunakan text editor WordPress saya rasa sudah sangat cukup.<br />
Nah, pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetikkan artikel, lengkap dengan segala format<br />
font dan atributnya di Word. Setelah merasa cukup mantap, kamu bisa langsung memblok semua<br />
tulisan, kemudian mempastekannya ke Text Editor WordPress.<br />
Dan inilah contoh hasilnya :<br />
Tulis dari Word dimasukkan ke WordPress<br />
Kelemahan dari cara ini adalah, kode yang dimasukkan lebih banyak dari biasanya. Karena Word<br />
tak menggunakan kode-kode standart HTML, dia banyak memakai kode span dan style sehingga<br />
bisa divariasi sebanyak mungkin. Nah, silahkan pilih pake Text Editor WordPress atau Word.<br />
Membuat READMORE<br />
Secara default, artikel akan ditampilkan seluruhnya di halaman utama, hal ini tentu akan sangat<br />
mengganggu pengunjung yang harus melakukan scrolling. Hal ini terkecuali jika kita hanya<br />
menempatkan satu artikel saja di halaman utama. Kebanyakan blogger membuat potongan awal<br />
tulisan di halaman utama, kemudian pengunjung hanya perlu mengklik link Read More.. untuk bisa<br />
membaca seluruh artikel, seperti yang ada di blog ini.<br />
Menggunakan Excerpt<br />
Cara pertama adalah dengan mengganti tag the_content() dengan the_excerpt() pada template<br />
Wordpress halaman utama. Biasanya di post.php atau index.php. Maka, setiap kali kita<br />
memasukkan artikel, akan muncul 55 kata pertama di halaman utama, atau jika kamu pengen<br />
menentukan sendiri kata-katanya, kamu bisa memasukkannya langsung di form excerpt yang ada di<br />
menu Write – Post.<br />
Jika menggunakan cara ini, maka format HTML yang kita gunakan di dalam 55 kata pertama akan<br />
dihilangkan saat muncul di halaman utama. Kode tersebut baru akan berfungsi saat pengunjung<br />
memasuki halaman artikel.<br />
Menggunakan More Tag<br />
Cara berikutnya adalah menggunakan More Tag. Cara ini lebih simple, karena kita ndak<br />
bersentuhan langsung dengan kode-kode yang rumit. Caranya cukup dengan menekan tombol More<br />
yang ada di Editor WordPress. Perhatikan gambar berikut ini :<br />
Dengan cara ini kode HTML dan format yang kita terapkan takkan dihilangkan, sehingga bisa<br />
muncul di halaman utama. Tapi jika kita terlupa untuk memasang tanda More, maka seluruh artikel<br />
akan ditampilkan. Tapi tentu saja, kita masih dapat mengeditnya lagi nanti.<br />
Untuk merubah kata Read More dengan kata-kata yang lain, kita perlu sedikit menengok script<br />
themesnya. Temukan tag &lt;?php the_content(‘Read More’);?&gt;. Gantilah tulisan Read More<br />
dengan tulisan lain, misalnya Baca Selengkapnya… sehingga menjadi seperti ini :<br />
&lt;?php the_content(‘Baca Selengkapnya…’);?&gt;<br />
Membuat Multi Pages<br />
Oleh :QZoners<br />
Membuat halaman bersambung sangat mudah dan guampaaaangg. Saking gampangnya, sebenarnya<br />
cuma butuh satu paragraf aja untuk menjelaskannya. Tapi masalahnya kalo cuma satu paragraf,<br />
kurang afdol and bikin kamu ndak suka baca… heehhe<br />
Perintah untuk membuat paragraf bersambung sangat mudah, tapi saya kurang tahu apakah bisa<br />
digunakan di wordpress.com atau tidak, karena harus mengutak-atik themes. Jadi yang pake<br />
wordpress.com met mencoba aja yahh ??<br />
Oke, kita langsung ke acara inti, pertama kamu perlu ngetik artikel yang mau disambung, setelah itu<br />
masuk ke tab code dan sisipkan baris ini:<br />
&lt;!-−nextpage-−&gt;<br />
Lalu lanjutkan dengan artikel yang masuk halam dua, setelah selesai beri lagi kode &lt;!-−nextpage-<br />
−&gt; dst.<br />
Nah, di themes, tepatnya di single.php kamu perlu menyisipkan kode berikut :<br />
&lt;?php<br />
wp_link_pages(’before=&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pages :&lt;/b&gt;&amp;after=&lt;/p&gt;&amp;next_or_number=number&amp;pagelink=<br />
%’); ?&gt;<br />
% (persen) akan diganti dengan nomor halaman. Selamat Mencoba<br />
updating : Ternyata jika menggunakan wordpress.com cukup menyisipkan kode &lt;!-−nextpage-−&gt;<br />
saja sudah langsung bisa.<br />
Manajemen Komentar<br />
Blogger Mania, ciri khas sebuah blog adalah komentar. Dimana pengunjung bisa memberikan<br />
komentar apapun terhadap artikel yang kita tulis. Tak jarang, banyak sedikitnya komentar<br />
menentukan kualitas artikel yang ditulis. Tapi artikel yang bagus sekalipun terkadang juga tak<br />
banyak yang mengomentari. Jadi, hingga saat ini belum ada standart resmi untuk mengukur kualitas<br />
suatu artikel.<br />
Back to Comment.. Karena setiap orang dapat dengan mudah memasukkan komentar terhadap<br />
tulisan kita, maka kita harus bisa memanajemeninya dengan baik. Karena tak semua orang memberi<br />
komentar sesuai artikel yang kita tulis. Seringkali ada yang malah berpromosi di komen box kita.<br />
Tugas kitalah untuk membersihkan, mengatur dan mengelola komentar-komentar yang masuk ini.<br />
Memanajemen komentar sebenarnya sangat gampang lho blogger mania. Kamu cuma perlu login ke<br />
Dashboard, kemudian klik menu Comments.<br />
Dalam setiap komentar, tersedia beberapa link dibawahnya. Berikut keterangannya :<br />
1. Edit – Bila kamu ingin mengedit komentar seseorang, atau ingin memberikan jawaban<br />
langsung di bawah komentarnya maka kliklah link ini.<br />
2. Delete – Bila komentar dianggap mengganggu artikelmu, misal terlalu Out of Topic, terlalu<br />
berpromosi, dll. Maka kamu bisa mengklik link ini untuk menghapusnya.<br />
3. Unaprove – Ini berguna jika kamu tak jadi menyetujui komentar ini.<br />
4. Spam – Kamu bisa mengidentifikasi komentar tersebut sebagai spam, kelak jika dia<br />
berkomentar lagi, maka akan langsung masuk Awaiting Moderation List.<br />
5. View Post; – Jika kamu lupa dia mengomentari artikel apa, kamu bisa melihat artikel yang<br />
dia komentari dengan mengklik link ini.<br />
Sudah selesai? Ooh, masih belum Blogger Mania. Sekarang saya akan kasih tau sub menu lain<br />
terkait dengan komentar ini, yaitu Awaiting Moderation List alias Daftar Tunggu Moderator.<br />
Disini akan berkumpul komentar-komentar yang menunggu untuk disetujui. Secara default semua<br />
komentar akan masuk dalam daftar tunggu ini. Nah, biar kamu nggak repot-repot menyetujui<br />
komentar-komentar yang masuk daftar tunggu, sebaiknya fungsi daftar tunggu ini dimatikan kecuali<br />
untuk komentar-komentar tertentu.<br />
Sekarang akan saya tunjukkan caranya kepada Blogger Mania semuanya.<br />
1. Klik Menu Options – Discussion<br />
2. Pada pilihan Before a comment appears: hilangkan tanda centang pada pilihan An<br />
administrator must always approve the comment dan juga pada pilihan Comment author<br />
must have a previously approved comment.<br />
3. Kamu bisa mengatur aturan pemakaian kata pada komentar, misal dilarang memakai katakata<br />
sex, fuck, suchs, dll. Masukkan kata-kata terlarang tersebut ke kotak Comment<br />
Moderation. Sehingga pengunjung yang memasukkan kata-kata terlarang itu akan ditahan<br />
di daftar tunggu.<br />
Setelah selesai, kamu sudah bisa ongkang-ongkang kaki sekarang. hehehehe…. Tapi maaf kalo<br />
bikin kamu kecewa, cara diatas sebenarnya masih kurang efektif, tapi bila pemberi komentar di<br />
blogmu hanya beberapa saja, cara diatas sudah cukup. Insya Allah di category Plugins akan saya<br />
jelaskan tentang plugins untuk melawan spam yang nakal.<br />
Link Manajemen Tutorial<br />
Kali ini kita akan coba mempelajari cara mengelola link di wordpress. Tak seperti blog yang<br />
lain, mengelola link di WordPress sangatlah mudah. Kamu bahkan tak perlu mengutak-atik themes<br />
sama sekali. Semua bisa dilakukan di Dashboard. Sekedar pengetahuan, link adalah tulisan atau<br />
gambar yang menghubungkan kita dengan halaman lain baik itu website, gambar, email atau<br />
aplikasi chat seperti YM dan Google Talk.<br />
Add Link<br />
Pertama, siapkan dulu kategori link tempat menampung daftar link kamu. Di wordpress 2.1 kategori<br />
link dan artikel dijadikan dalam satu pengelolaan. Hanya saja, bila suatu kategori udah dipakai<br />
untuk artikel, maka dia tak dapat dipakai untuk link, demikian sebaliknya. Silahkan membaca<br />
artikel sebelumnya tentang Manajemen Category untuk lebih memahami cara membuat dan<br />
mengelola kategori.<br />
Bila kategori link sudah tersedia, kamu sudah bisa mulai membuat daftar link. Misalnya kamu ingin<br />
memasukkan blog ini di daftar linkmu, maka mulailah dengan login ke Dashboard.<br />
1. Klik menu Blogroll – Add Link<br />
2. Isikan text yang akan ditampilkan sebagai link di Name dan alamat websitenya di Address.<br />
3. Kamu juga bisa menambahkan diskripsi linknya, tapi biasanya tak muncul di themes<br />
(kecuali kamu ingin memunculkannya).<br />
4. Tentukan category linknya. Secara default category link adalah Blogroll, silahkan tentukan<br />
sendiri category linkmu.<br />
5. Tentukan target link, apakah jendela baru (_blank), atau tetap di jendela asal (none).<br />
6. Setelah selesai klik Add Link.<br />
Edit and Delete Link<br />
Untuk mengedit link atau menghapusnya, kamu bisa langsung menuju halaman Blogroll – Manage<br />
Link. Klik edit untuk mengedit link, dan delete untuk menghapusnya. Gampang dan mudah bukan?<br />
Tersenyumlah<br />
Tahu ndak kalo WordPress bisa juga lho menampilkan senyum kita. Icon emosi ini biasa disebut<br />
emoticons. Apakah emoticons itu, silahkan dibaca sendiri di<br />
http://en.wikipedia.org/wiki/Emoticons. Nah, untuk menampilkan emoticons seperti atau<br />
kita cukup memasukkan kode-kode emoticons yang ada. Berikut ini daftar kode<br />
emoticons dan tampilannya :<br />
Bagaimana? Keren kan? Bila kamu mengetikkan kode diatas, maka WordPress akan mengubahnya<br />
sebagai gambar secara otomatis. Untuk menonaktifkan fungsi ini caranya masuk ke menu Options -<br />
Writing lalu hilangkan tanda centang di pilihan Convert emoticons like and to graphics on<br />
display. Nah, selamat mencoba!!<br />
Merubah Emoticons<br />
Bosan dengan emoticons yang itu-itu aja and pengen merubahnya dengan gayamu sendiri?<br />
Jawabnya bisa aja. Pertama, backup dulu isi folder wp-content/images/smilies.<br />
Kemudian siapkan file-file gambar baru dengan nama yang sama dengan nama-nama file yang ada<br />
di folder tersebut.<br />
Lalu uploadlah file-file baru ke folder tersebut. Dan lihatlah hasilnya.<br />
Catatan : Emoticons ini juga akan muncul di comment lho. Jadi kalo kamu sedang berkunjung ke<br />
blog orang lain yang juga memakai wordpress trus pengen memunculkan emoticon, maka<br />
masukkan kode-kode diatas<br />
TATA TERTIB INTERNET<br />
Diambil dari http://www.tnt.f2s.com<br />
NETIKET<br />
Apakah itu netiket (nettiquette) ? Istilah ini mulai dikenal setelah pemakaian internet semakin<br />
meluas di kalangan masyarakat umum.Pada dasarnya ini adalah etiket di dunia internet.<br />
Karena sebagaimanalayaknya hubungan antar manusia konvensional yang mengenal norma-norma<br />
tidak tertulis yang harus dipatuhi, dalam dunia maya inipun norma-norma semacam itu mulai<br />
dirasakan kebutuhannya.<br />
Ini semua tidak lain guna menjamin kenyamanan para pemakai dalam melakukan interaksi. Terlebih<br />
di dunia internet ini tidak terjadi tatap muka, namun terjadi interaksi yang ada kalanya sangat aktif<br />
melebihi interaksi langsung. Untuk itulah kebutuhan akan etiket &#8216;pergaulan&#8217; sangat relevan.<br />
Disini akan diberikan beberapa netiket dasar secara ringkas namun sangat penting dan perlu<br />
diketahui bila anda ingin memanfaatkan internet dengan nyaman serta menghindari &#8216;masalah&#8217; yang<br />
tidak perlu terjadi.<br />
SURAT ELEKTRONIK<br />
Biasakan untuk menulis judul (Subject) dengan jelas dan sesuai dengan isi pesan. Ini terutama<br />
untuk pesan pertama atau pesan bisnis. Untuk pesan penting dan menyangkut reputasi anda,<br />
pakailah selalu alamat surat elektronik resmi dan hindari pemakaian alamat surat elektronik cumacuma<br />
(@yahoo.com, @hotmail.com, dll).<br />
Terlebih untuk pesan pertama ke orang yang tidak mengenal anda, karena ada kecenderungan<br />
pemakai (terutama yang banyak menerima surat elektronik) untuk langsung menghapus pesan tanpa<br />
melihat isi.<br />
Jangan sekali-sekali mengirimkan pesan yang sama ke banyak orang sekaligus (untuk promosi<br />
misalnya). Ini beresiko alamat surat elektronik anda dimasukkan daftar hitam sebagai pengirim<br />
junk-email (surat sampah).<br />
Bila membalas (reply) pesan yang panjang, hapus sebagian pesan yang lama untuk menghemat<br />
waktu pengiriman.<br />
Ini juga akan membantu penerima untuk men-download. Sama dengan ini adalah hindari mengirim<br />
data yang sangat besar (data gambar, dll) bersama dengan pesan.<br />
Terlebih untuk pesan ke orang yang tidak begitu anda kenal, pakailah bahasa yang sopan. Terlebih<br />
bila anda tidak mengetahui usia atau posisi orang yang kirim.<br />
MAILING-LIST<br />
Patuhi norma mengirim pesan seperti diatas. Perhatikan benar isi dan tujuan mailing-list dan hindari<br />
mengirim pesan yang tidak berhubungan.<br />
Hindari mengirim pesan yang bersifat pribadi atau hanya relevan untuk beberapa anggota. Ingatlah<br />
selalu bahwa anggota mailing-list adalah majemuk dan memiliki latar belakang yang berbeda.<br />
Terutama perlu diperhatikan agar pesan anda tidak mengandung hal-hal yang berpotensi<br />
menyinggung pihak lain. Pada saat masuk sebagai anggota mailinglist, simpan baik-baik petunjuk<br />
untuk masuk dan keluar sebagai anggota, atau minimal pastikan bahwa anda mengetahui bagaimana<br />
cara keluar dan masuk.<br />
Ini perlu agar anda tidak mengirimkan pesan untuk keluar melalui forum umum. Pesan-pesan<br />
semacam ini sangat mengganggu anggota lain dan membebani jaringan secara keseluruhan.<br />
Dan jangan-sekali-sekali mengirimkan pesan hanya untuk menyatakan setuju atau tidak setuju<br />
karena akan sangat mengganggu traffic dari mailling list tersebut dan juga membebani jaringan<br />
mailling list..dan tidak semua orang akan nyaman dengan hanya melihat kata setuju anda yang<br />
hanya beberapa kata yang tidak mempunyai manfaat apapun terhadap penerima secara keseluruhan<br />
dan tidak semua anggota akan senang terhadap pesan-pesan seperti ini..karena akan membuat penuh<br />
mailbox mereka.<br />
Point yang utama jangan samakan mailling list seperti chatting yang dapat memperlihatkan<br />
spontanitas anda&#8230;karena mailling list adalah forum diskusi dan informasi bukan forum bincangbincang<br />
ala kadarnya.<br />
CHAT<br />
Patuhi norma seperti mailing-list diatas. Karena chat dilakukan secara online, anda harus lebih<br />
berhati-hati agar tidak &#8216;kebablasan&#8217; akibat pikiran spontanitas sesaat<br />
Memahami Istilah/Singkatan di Internet :<br />
1. IMHO: in my humble/honest opinion<br />
2. FYI: for your information<br />
3. BTW: by the way<br />
4. GTG: Got to Go<br />
5. WB: Welcome Back<br />
6. LoL: Laughing Out Loud<br />
7. ROFL: Rolling On the Floor Laughing<br />
8. ASL: Age, Sex, Location<br />
9. OIC: Oh I See<br />
10. BRB: Be Right Back<br />
11. FAQ: Frequent Ask Questions<br />
12. NP: Now Playing<br />
13. OOT: Out Of Topic<br />
14. HTH: Hope This Help<br />
15. OOP: Out Of Print<br />
16. Japri: Jalur Pribadi<br />
17. Milis: Mailing List<br />
18. Re: Reply<br />
19: Fwd: Forward<br />
20. ASAP: As Soon As Possible<br />
21. 2: to<br />
22. b: be<br />
23 AFAIK: as far as i know<br />
24. AKA: also known as<br />
25. ATM: at the moment<br />
26. B4: before<br />
27. CFV: call for votes<br />
28. FWIW: for what it&#8217;s worth<br />
29. FYA: for your amusement<br />
30. GA: go ahead<br />
31. HHOJ: ha ha only joking<br />
32. HHOK: ha ha only kidding<br />
33. HHOS: ha ha only serious<br />
34. IAE: in any event<br />
35. IDK: i don&#8217;t know<br />
36. IMO:in my opinion<br />
37. IMNSHO: in my not so humble opinion<br />
38. IMNERHO: in my not even remotely humble opinion<br />
39. IOW: in other words<br />
40. IRL: in real life<br />
41. IYKWIM: if you know what i mean<br />
42. JK: just kidding<br />
43. L8R: later<br />
44. OTOH: on the other hand<br />
44. OTTH: on the third hand<br />
45. RFC: request for comment<br />
46. RFD: request for discussion<br />
47. RSN: real soon now<br />
48. TIA: thanks in advance<br />
49. TNX: thanks<br />
50. WRT: With regard/respect to<br />
51. WYSIWYG: what you see is what you get<br />
52. YMMV: your mileage may vary<br />
53. YMMVG: your mileage may vary greatly<br />
54. CMIIW: correct me if i&#8217;am wrong<br />
55. FYEO : for your eyes only<br />
56. GPP : ga apa-apa<br />
57. ^B : tulisan tebal / bold<br />
58. ^U : tulisan garis bawah / underline<br />
59. ^I : tulisan miring /italic<br />
60. SOOT : Sorry, Out Of Topic<br />
61. SOL : Sorry, one linear (sori, cuma satu baris)<br />
10 Hal penting sebelum nge Blog<br />
Mungkin artikel ini udah terlambat, terutama buat kita para blogger. Tapi mungkin juga<br />
tidak, karena bila kita selama ini melakukan kesalahan atau kesalahpahaman tentang blog,<br />
maka artikel ini insya Allah mampu mengembalikan kesadaran kita.<br />
Diambil dari : Inc.com’s The Top 10 Things You Should Know Before You Blog, 10 hal yang<br />
harus diketahui sebelum nge-blog adalah :<br />
1. Semua orang punya opini – buatlah hitunganmu berdasarkan fakta, referensi dan validitas.<br />
2. Isi, isi, isi, link, isi, link, isi, isi, isi, isi<br />
3. Bersiaplah untuk membagi waktu 70% untuk ng-blog dan 30% untuk maintenance dan<br />
updating, tapi untuk awal 40% nge-blog dan 60% maintenance sampai blogmu cukup stabil<br />
dan mantafff<br />
4. Raihlah lebih banyak dari sekedar teman dan relasi. Bicaralah pada dunia, atau setidaknya<br />
pendengar yang lebih luas.<br />
5. Inginlah ditemukan dan dicatat – pikirkan SEO dan kata kunci<br />
6. Ejaan, ejaan, ejaan, tata bahasa, ejaan<br />
7. Tulislah dalam kalimat penuh (perlu ndak yah?)<br />
8. Jangan berasumsi! (hehe..ketahuan deh)<br />
9. Jangan membaca pikiran dan asumsikan orang lain membaca milikmu<br />
10.Ramahlah dan ucapkan terima kasih pada mereka yang berkontribusi dan membantu<br />
blogmu.<br />
Dirangkum oleh http://www.sulfa.co.cc dari http://cafeblogger.web.id dan berbagai<br />
sumber<br />
saran, kritik dan pertanyaan kirim ke dowe_nih@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dwiprasetyo.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dwiprasetyo.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dwiprasetyo.wordpress.com&amp;blog=5355066&amp;post=16&amp;subd=dwiprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dwiprasetyo.wordpress.com/2008/11/22/mengenal-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f8cefa1e9b17de95c74484ed497d798c?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chui</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
